Minggu, 13 Februari 2011

Kitab tauhid

BAB 2
KEISTIMEWAAN TAUHID
DAN DOSA-DOSA YANG DIAMPUNI KARENANYA

Firman Allah  :
“Orang-orang  yang  beriman  dan  tidak  menodai
keimanan  (5)
  mereka  dengan  kedzhaliman
(kemusyrikan)  (6)
,  mereka  itulah  orang-orang  yang
mendapat ketentraman dan mereka itulah orang-orang
yang mendapat jalan hidayah.”   (QS. Al An’am: 82).
Ubadah bin Shamit  t menuturkan:  Rasulullah r
bersabda:
“Barangsiapa  yang  bersyahadat  (7)
  bahwa  tidak
ada sesembahan yang hak    (benar) selain Allah saja,
tiada sekutu bagi-Nya, dan Muhammad adalah hamba
dan  Rasul-Nya,  dan  bahwa  Isa  adalah  hamba  dan
Rasul-Nya,  dan  kalimat-Nya  yang  disampaikan
kepada Maryam, serta Ruh dari pada-Nya, dan surga
itu  benar  adanya,  neraka  juga  benar  adanya,  maka
Allah pasti memasukkanya kedalam surga, betapapun
amal  yang  telah  diperbuatnya.”  (HR.  Bukhari  &
Muslim).

Imam  Bukhari  dan  Muslim  meriwayatkan  pula
hadits dari Itban t bahwa Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya  Allah  I  mengharamkan  neraka
bagi orang orang yang mengucapkan            dengan
ikhlas  dan  hanya  mengharapkan  (pahala  melihat)
wajah  Allah”.
Diriwayatkan  dari  Abu  Said  Al  Khudri  t  bahwa
Rasulullah r bersabda:
   
“Musa  berkata:  “Ya  Rabb,  ajarkanlah  kepadaku
sesuatu untuk mengingat-Mu dan berdoa kepada-Mu”,
Allah  berfirman:”  ucapkan  hai  Musa            Musa
berkata:  “ya  Rabb,  semua  hamba-Mu  mengucapkan
itu”, Allah menjawab:” Hai Musa, seandainya ketujuh
langit  serta  seluruh  penghuninya  –selain  Aku-  dan
ketujuh  bumi  diletakkan  dalam  satu  sisi  timbangan
dan kalimat                     diletakkan pada sisi lain
timbangan,  niscaya  kalimat             lebih  berat
timbangannya.”  (HR.  Ibnu  Hibban,  dan  Hakim
sekaligus menshahihkan-nya).
Tirmidzi  meriwayatkan  hadits  (yang  menurut
penilaiannya hadits  itu hasan) dari Anas bin Malik t
ia berkata:  "aku mendengar Rasulullah r bersabda:
 “Allah I berfirman:  “Hai  anak Adam,  jika  engkau
datang  kepada-Ku  dengan  membawa  dosa  sejagat
raya,  dan  engkau  ketika  mati  dalam  keadaan  tidak
menyekutukan-Ku dengan sesuatupun, pasti Aku akan
datang  kepadamu  dengan  membawa  ampunan
sejagat raya pula”.

Kandungan bab ini:
1.  Luasnya karunia Allah U.
2.  Besarnya pahala tauhid di sisi Allah I.
3.  Dan tauhid juga dapat menghapus dosa.
4.  Penjelasan  tentang  ayat  yang  ada  dalam  surat
Al  An’am.
5.  Perhatikan  kelima  masalah  yang  ada  dalam
hadits Ubadah.
6.  Jika  anda memadukan  antara  hadits  Ubadah,
hadits  Itban  dan  hadits  sesudahnya,  maka
akan  jelas bagi anda pengertian kalimat          
  juga  kesalahan  orang-orang  yang  tersesat
karena hawa nafsunya.
7.  Perlu  diperhatikan  syarat-syarat  yang
disebutkan   dalam  hadits  Itban,  (yaitu  ikhlas
semata-mata  karena  Allah,  dan  tidak
menyekutukan-Nya).
8.  Para  Nabipun  perlu  diingatkan  akan
keistimewaan
9.  Penjelasan  bahwa  kalimat             berat
timbangannya  mengungguli  berat  timbangan
seluruh makhluk,  padahal  banyak  orang  yang
mengucapkan kalimat tersebut.
10.  Pernyataan  bahwa  bumi  itu  tujuh  lapis
seperti halnya langit.
11.  Langit dan bumi itu ada penghuninya.
12.  Menetapkan  sifat-sifat Allah apa adanya,
berbeda dengan pendapat  Asy’ariyah (8)
.
13.  Jika anda memahami hadits Anas, maka
anda  akan  mengetahui  bahwa  sabda  Rasul
yang  ada  dalam  hadits  Itban:  “sesungguhnya
Allah  mengharamkan  masuk  neraka  bagi
orang-orang  yang  mengucapkan          
dengan  penuh  ikhlas  karena  Allah,  dan  tidak
menyekutukan-Nya”,  maksudnya  adalah  tidak
menyekutukan  Allah  dengan  sesuatupun,
bukan  hanya  mengucapkan  kalimat  tersebut
dengan lisan saja.
14.  Nabi  Muhammad  dan  Nabi  Isa  adalah
sama-sama hamba Allah dan Rasul-Nya.
15.  Mengetahui  keistimewaan  Nabi  Isa,
sebagai Kalimat Allah(9)
.
16.  Mengetahui bahwa Nabi Isa adalah ruh di
antara ruh-ruh yang diciptakan Allah.
17.  Mengetahui  keistimewaan  iman  kepada
kebenaran adanya surga dan neraka.
18.  Memahami  sabda  Rasul: “betapapun
amal yang telah dikerjakannya”.
19.  Mengetahui  bahwa  timbangan  (di  hari
kiamat) itu mempunyai dua daun.
20.  Mengetahui  kebenaran  adanya  Wajah
bagi Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar